SELAMAT DATANG DI WEB BLOG KU SUKA.....#$@%$#%^$
Showing posts with label Info Pinang. Show all posts
Showing posts with label Info Pinang. Show all posts

Honorer K2 dari Lima Provinsi Diumumkan Hari Ini


image
JAKARTA-BATAM-Data kelulusan honorer kategori dua (K2) dari lima provinsi siap diumumkan hari ini. Kelima daerah tersebut adalah Bangka Belitung (Babel), Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, dan Gorontalo.
"Pagi ini akan kita umumkan lima daerah itu," kata Karo Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Herman Suryatman kepada JPNN, Selasa (11/2).
Ditambahkannya, pengumuman lanjutan akan terus di-update pemerintah dan media partner.
Bagi daerah yang sudah diumumkan pusat, diwajibkan untuk menempelkan hasil pengumumannya di masing-masing instansi. (esy/jpnn)
Hasil Seleksi CPNS 2013 Provinsi KEPRI

Warga Diminta Pakai Busana Melayu untuk Meriahkan Festival Sungai Carang

TANJUNGPINANG (BP) – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah meminta seluruh aparatur Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan segenap masyarakat Tanjungpinang, mengenakan baju Melayu sejak H-3 sampai hari jadi Tanjungpinang ke-230, Senin (6/1/2014). Pemakaian baju Melayu ini, sekaligus memeriahkan Festival Sungai Carang (FSC) 2014 yang akan dimulai pawai perahu hias, Selasa (31/12).

imageTidak main-main, imbauan orang nomor satu di Pemko Tanjungpinang ini sudah disampaikan secara tertulis dalam bentuk surat edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang ke seluruh instansi terkait di Pemko.

Lis juga menyampaikan apresiasi kepada Chairman Riau Pos Group Rida K Liamsi, yang sudah menggagas iven yang belum pernah digelar sebelumnya di Tanjungpinang. Terlebih, kata Lis, iven ini khusus ditaja untuk hari jadi ke-230 Kota Tanjungpinang.

”Hebatnya, iven ini belum terpikirkan oleh siapa pun,” puji Lis.

Sebab itu, kata Lis, Festival Sungai Carang 2014 akan dimasukkan dalam kalender wisata nasional. Wali kota yang menyukai warna merah ini, dirinya sudah mengintruksikan semua dinas terkait hingga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melayani langsung masyarakat seperti kecamatan dan kelurahan agar mendukung festival yang digarap Batam Pos Group, Pemprov Kepri, dan Pemko Tanjungpinang ini secara maksimal.

”Iven ini akan jadi kebanggaan masyarakat Melayu di seluruh Indonesia dan juga di dunia,” sebut Lis.

Di masa kejayaannya, sebut Lis, Sungai Carang tak hanya menjadi pusat pemerintahan, yang wilayah kekuasaannya terbentang hingga ke daratan Sumatera, tanah Semenanjung dan Kalimantan. Tapi juga sebagai pusat bisnis yang pelaku bisnisnya datang dari mancanegara. Sehingga, tak ayal banyak istana yang ada di sepanjang hulu sungai Riau tersebut. Seperti istana Kota Rebah dan istana Kota Piring.

”Nanti akan kita bangun replikanya,” janji Lis. (jpg)

Sumber : BatamPos

Workshop DAPODIK Se-Provinsi KEPRI Tahun 2013

2013-11-16 08.27.382013-11-16 07.56.30
TanjungPinang, 16 November 2013
Suasana masih sepi di pagi hari, narasumber belum juga tiba di lokasi Hotel BBR TanjungPinang untuk memberikan bimbingan kepada para Operator Dapodik Se-Provinsi KEPRI, Peserta Operator yang terdiri dari 5 (Lima) Kab/Kota diantaranya ( Batam, LIngga, Natuna, Tg Balai Karimun, Tanjungpinang, Anambas, dan Bintan.
Sembari menungu narasumber dari pusat tiba dilokasi para operator menyibukan diri dengan berbagai kegiatan seperti memulai menginput data yang masih invalid.
demikianlah laporan sementara yang bisa kami laporkan dari TKP
By. Heri & Erwan & Dauz..

Sani: Wagub Tak Tekan Saya

Kabar tak sedap terkait pelantikan eselon dua dan tiga di Pemprov Kepri beberapa waktu lalu dan menimbulkan riak-riak di tengah masyarakat ditindaklanjuti dengan pertemuan tokoh LAM, Gubernur Kepri, Wagub Kepri, Ketua DPRD Kepri dan tokoh masyarakat lain di Gedung Daerah, Selasa (27/3).
Kepada wartawan, HM Sani mengatakan tak pernah ada penekanan oleh Wagub terkait penempatan pejabat di eselon tadi. Menurutnya, jika pelantikan eselon II, III tidak bisa diterima masyarakat banyak, itu wajar saja, karena tidak semua kebijakan seorang pemimpin bisa diterima secara

keseluruhan.
Bahkan HM Sani mengatakan dirinya bertanggung jawab kepada Tuhan. Ia yang menentukan itu, meski semuanya berdasarkan hasil Baperjakat. “Saya tidak berbohong,” kata Gubernur.
Mengenai tudingan pejabat hanya diisi orang dari luar, dijawab Gubernur dengan menyebutkan ada Kepala Badan Pengelola Perbatasan, Edy Sofyan, yang lahir di Moro, begitu juga dengan Kabiro Humas dan Protokol, Suriono, yang dilahirkan di Tanjungpinang. Ketidakterwakilan Natuna dan Anambas, menurut Gubernur, pejabat di dua kabupaten itu saja masih mengambil dari Tanjungpinang.
Gubernur memberikan contoh, “Waktu itu ada satu anak Penyengat di Karimun, di bagian Keuangan, waktu itu diminta Provinsi tapi tidak dibolehkan bupati. Jadi mau bilang apa lagi kalau tidak dikasih.”
Santernya permintaan dimanfaatkannya putra daerah, kalau betul-betul bisa difolow-up ke depan akan dimanfaatkan. Kalau ada memang yangg berkualitas dan loyalitas bagus dan sinergi lain kenapa tidak, kalau ada lebih bagus, dilihat ke depan, mana yang patut duduk dan tidak.
Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo mengatakan sudah ada klarifikasi langsung dari Gubernur di dalam rapat, bahwa Gubernur tidak pernah ditekan olehnya dan malahan gubernur mengatakan justru Gubernur yang menyebutkan nama-nama pejabat tersebut.
“Kalau saya masih difitnah seperti itu mari kita berdoa supaya yang melakukannya bertobat,” ungkap Soerya.
Sedangkan menurut Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi, Gubernur dan Wagub tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Penodaan atau penistaan terhadap salah satu dari mereka juga dirasakan keduanya.
Nur melihat bahwa semua yang hadir di rapat bisa memahami untuk saling mendukung pemerintahan Sani-Soerya.(SUHARDI)

Sumber : Pinang Pos

KEPRI Menjadi Pusat Investasi Terbesar di Asia

SINGAPURA-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura menaruh harapan dan respek yang cukup besar terhadap Provinsi Kepri. Demikian ditegaskan Duta Besar (Dubes) RI untuk Singapura, Andri Hadi kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (23/3), di kediamannya di Singapura.

Andri Hadi

“Respek yang tinggi ini juga sudah ditunjukkan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang belum lama ini membahas tentang Batam Bintan Karimun (BBK) dengan Perdana Menteri Singapura,” sebut Andri.
Andri juga menjelaskan, Pemerintah Indonesia akan menjadikan free trade zone (FTZ) BBK sebagai prioritas pengembangan dalam hal pusat investasi. Paling tidak Kepri atau BBK bisa menjadi pusat investasi terbesar di asia tenggara, atau paling minim untuk wilayah asia pasifik.
“Kenapa ini difokuskan ke Kepri, soalnya provinsi ini adalah frontline atau daerah terdepan yang berhadapan dengan Singapura yang cukup maju perkembangan negaranya,” imbuh Andri.
Selain itu, Provinsi Kepri juga memiliki lahan yang sangat luas, Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni serta pasar yang sangat menarik. Untuk itu, salah satu fokus KBRI Singapura adalah mensinergikan hubungan antara Indonesia dengan Singapura.
“Baik itu untuk kerja sama investasi maupun yang lainnya,” ujarnya.
Ditanya mengenai perhatian KBRI Singapura untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kepri. Andri Hadi mengatakan, TKI asal Kepri mayoritas adalah pekerja di bidang kemaritiman atau pelaut. Sangat jarang menemukan ada Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kepri yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) atau yang lebih dikenal Pembantu Rumah Tangga (PRT).
“Saya tidak ingat pasti berapa jumlah TKI asal Kepri, namun yang jelas mayoritas adalah pelaut,” sebutnya.
Di Singapura sendiri, sambung Andri, profesi WNI itu sama rata jumlahnya. Artinya, bukan hanya PLRT saja yang mendominasi, tapi banyak juga para WNI yang bekerja di bidang Teknologi Informasi (IT), Pengusaha dan Profesional serta para pekerja di bidang perbankan.
“Kalau di total ada sekitar 197 ribu WNI yang berdomisili di Singapura, 22 ribu diantaranya adalah pelajar. Sedangkan sisanya bekerja sebagai PLRT dan diberbagai bidang lainnya,” sebutnya. (fik)

Sumber : Pos Pinang

 
Design by Ku Suka