SELAMAT DATANG DI WEB BLOG KU SUKA.....#$@%$#%^$

Pemanfaatan Dapodik untuk Penyaluran BSM

Kode KPS yang diinput dalam aplikasi dapodikdas memang selama ini belum "bermanfaat" secara optimal, namun tahun depan 2015, siswa yang akan menerima dana BSM/KIP datanya akan diambil dari dapodikdas. Hal ini sesuai dengan edaran terbaru dari Ditjen Dikdas bernomor 5086/C/MI/2014 tentang pemanfaatan data dapodikdas untuk BSM/KIP.

Surat yang ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas pendidikan kabupaten kota tersebut agar seluruh kepala Dinas pendidikan kab/kota menginstruksikan kepada sekolah di daerah untuk seoptimal mungkin mendata siswa yang orangtuanya mendapatkan Kartu Perlindungan Sosial KPS/ dan Kartu Keluarga Sejahtera(KKS)

contoh kartu kps kartu perlindungan sosial Edaran dirjen dikdas Kemdikbud tentang penyaluran bantuan siswa miskin. Tahun 2015 penerima BSM akan otomatis diambil dari data dapodik melalui input nomor kartu KPS dan KKS

Kps kartu perlindungan sosial

Adapun langkah yang harus dilakukan sekolah yaitu:
1. Mengidentifikasi siswa yang orangtuanya penerima KPS/Kartu Keluarga Sejahtera(KKS).
2. Meminta siswa menyerahkan fotokopi KKS/KPS
3. Menginput data KPS ke dalam aplikasi dapodikdas
4. Melakukan pengiriman/sinkronisasi aplikasi dapodikdas
Adapun pemutakhiran/pengiriman data terakhir yang akan digunakan untuk program penyaluran BSM ini adalah pada tanggal 21 Desember 2014.  Edaran lengkap Ditjen Dikdas bisa dibuka di link ini

Mendikbud: Akan Dibentuk Ditjen Khusus Menangani Guru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud), Anies Rasyid Baswedan akan membentuk sebuah direktorat jenderal (Ditjen) khusus yang mengelola guru. Urusan guru, mulai dari pembinaan atau peningkatan kompetensi sampai tunjangan sertifikasi akan ditangani satu pintu.
Anies mengatakan, pengelolaan guru saat ini sangat tidak efisien dan membuat guru kerepotan, karena tersebar di banyak direktorat.

"Pembicaraan terakhir sudah semakin jelas ke sana (pembentukan Ditjen). Tinggal kita ajukan ke presiden untuk dituntaskan. Kita tahu, tersebarnya pengelolaan guru menjadi tidak efisien," katanya dalam Seminar Pendidikan bertema "Mewujudkan Revolusi Mental melalui Penguatan Peran Strategis Guru", yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Rabu (26/11).

pembentukan direktorat jenderal baru di kemdikbud

Anies Baswedan

Anies mengatakan Ditjen khusus guru ini nantinya akan bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) untuk mengelola perguruan tinggi penghasil guru atau biasa disebut sebagai Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK).
"LPTK semua di bawah Dikti, tapi isinya, kontennya semua di sini. Nanti akan berkoordinasi dengan Kementerian PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara) merumuskan kriteria untuk rekruitmen guru di sini," katanya.

Anies menambahkan, Ditjen baru ini nantinya akan mengurus semua guru, mulai dari taman kanak-kanak (TK) sampai SMA/SMK.
Pada 2005-2010, pemerintah sebenarnya pernah memiliki sebuah Ditjen tersendiri yang mengurus guru, bernama Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK). Kemudian Ditjen ini dibubarkan atas dasar peraturan pemerintah (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) pada 2010, sehingga sempat menimbulkan polemik luas.

Saat ditanyakan apakah Ditjen baru tersebut akan kembali dinamakan Ditjen PMPTK, Anies mengatakan namanya belum diputuskan secara final.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus PGRI pusat, Sulistiyo mengatakan, pembentukan Ditjen khusus untuk mengelola guru sejalan dengan usulan PGRI. Menurutnya, jika guru diurus di banyak tempat, maka persoalan menyangkut guru tak akan tuntas.

"Masalah pendataan guru saja ada model NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), ada Dapodik (Data Pokok Pendidikan, ada Padamu Negeri. Jadi setiap direktorat bikin masing-masing. Akhirnya data guru tidak pasti," kata Sulistiyo.
sumber : suarapembaruan.com

Informasi Penting Terkait NISN, Verval PD, SDM PDSP

Artikel berikut sekedar untuk refresh ingatan kita tentang hubungan dapodik, nisn, verval PD dan SDM PDSP serta informasi terbaru terkait nisn yang salah di ijazah SD

pengumuman informasi dan hal penting yang perlu diketahui operator sekolah tentang NISN yang salah di ijazah, info verval PD, dapodikdas terbaru,

  1. Acuan data Peserta Didik adalah data yang berada di tabel referensi VervalPD.
  2. Setelah melakukan konfirmasi data yang ada di tabel konfirmasi VervalPD maka data yang berada di tabel referensi VervalPD akan mengupdate data yang beradata di http://nisn.data.kemdikbud.go.id dan dapodik.
  3. Perbaikan data Peserta Didik untuk Nama dan Tanggal Lahir, harus menyertakan berkas pendukung berupa Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir atau KK atau Surat Keterangan dari Kepala Desa dan Ijazah untuk perbaikan NISN.
  4. 3 digit pertama NISN tidak harus sama dengan 3 digit akhir tahun lahir, sehingga apabila terjadi perbedaan tersebut tidak perlu melakukakn perbaikan NISN
  5. Apabila terjadi data ganda pada tabel referensi vervalPD, salah satu data di unmatch agar datanya kembali ke residu.
  6. Sebelum melakukan vervalPD, OPS harus mendaftar/registrasi di SDM-PDSP http://sdm.data.kemdikbud.go.id agar mendapatkan akun, username dan password.
  7. Di SDM-PDSP tersebut, lengkapi profil OP dinas atau Sekolah berikut Photo, serta lakukan ubah password secara berkala, bisa tiap bulan atau tiap 3 bulan, untuk menjaga keamanan akun.
  8. Sampaikan informasi atau usul dan saran di forum komunikasi SDM-PDSP dan aktifitas OP Dinas atau Sekolah di forum tersebut
  9. OP Dinas dan OP Sekolah yang sudah mengikuti BIMTEK VERVAL yang di selenggarakan oleh PDSP di beberapa kabupaten/kota harus menyampaikan/ mensosialisasikannya kepada teman OPS yang lain yang tidak mendapat kesempatan BIMTEK VERVAL tersebut.
  10. NISN yang sudah tertulis di ijazah dan NISN tersebut tidak menggunakan NISN yang diambil dari tabel referensi VervalPD dinayatakan tidak syah, sehingga sekolah yang mengeluarkan Ijazah tersebut harus membuat surat keterangan telah terjadi kelalaian dan kesalahan dalam penulisan NISN dan surat tersebut harus di legalisir/mengetahui Kepala Dinas setempat
  11. Sync/Update antar server di data center Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dilakukan tiap pukul 22.00 WIB sampai dengan 03.30 WIB.
  12. Berhubung tingginya transaksi data di PDSP dan DAPODIK, data Peserta didik tidak bisa langsung terupdate.
Perbaikan data Peserta didik untuk Nama dan Tanggal Lahir di aplikasi dapodikdas tutup pada tanggal 20 November 2014 sesuai dengan pemberitahuan, semoga bisa di fahami

 
Design by Ku Suka